Kamis, 27 Agustus 2015

1. Pengertian ISP
    Internet Service Provider (ISP) atau Penyelenggara Jasa Internet (PJI) adalah sebuah perusahaan atau sebuah organisasi yang menyediakan jasa layanan koneksi akses internet untuk perseorangan, perkantoran, kampus, sekolah, dan lain - lain.
Membuat Marquee Change text between marquee tags
Alternate marquee behavior Ninda Amalia Alsyfa Down marquee direction <<< Opposite Direction Marquees>>>

Jumat, 21 Agustus 2015

Hasil Uji Latihan Web 1

Latihan Halaman Web Hari ke-1

  <html>
  <head>
    <title>Halaman Webku</title>
  </head>

  <body>
    Isi halaman web ada disini.<br>
    Nama   : ............ <br>
    Kelas    : XII AP 2 <br>
    <H1>Ini Tulisan Judul Paling Besar</H1>
    <H2>Judul ini lebih kecil dari di atas</H2>
    <H3>Ini lebih kecil lagi</H3>
    <H4>Tambah kecil saja</H4>
    <H5>Apa cukup kecil?</H5>
    <H6>Belum, ini yang paling kecil</H6>
  </body>
</html>


<html> <head>
<title>Bullet dan Numbering</title>
</head> 
<body>
<br>
Belajar Bullet dan Numbering
<br>
<UL type='circle' > <LI>Ini bullet berbentuk bulat</LI> </UL>
<UL type='square' >  <LI>Sedangkan ini berbentuk kotak</LI>  </UL>
<OL start='3' > <LI>Ini nomor 3</LI> <LI>Ini nomor 4</LI> <LI value='7'>Ini nomor 7</LI> <LI>Ini nomor 8</LI> </OL>
<UL type='circle' > <LI>Yang ini menggunakan bullet circle</LI> 
<LI type='square'>Tapi yang ini square</LI>
<LI>Yang ini tetap circle</LI> </UL> </body>
</html>

Jumat, 14 Agustus 2015

pengertian sharing online pada google drive

Pengertian Internet Sharing 

Internet sharing adalah tempat untuk mensharing file dan folder.

sumber:http://www.g-excess.com/pengertian-internet-sharing-dan-fungsinya.html 

Hadirnya sebuah media penyimpanan On-line saat ini memang sangat membantu kita dalam hal penyimpanan file, dimana kita dapat upload file apa saja ke dalam drive on line pada media penyimpanan yang telah disiapkan. Sehingga anda tidak perlu repot-repot membawa media penyimpanan yang bersifat fisik, seperti Hard disk, flash disk maupun CD atau DVD. Simplenya metode dalam penyimpanan file di dalam media penyimpanan On Line membuat kita dimanjakan olehnya. Bagaimana tidak, file yang sudah tersimpan dalam media penyimpanan OnLine tersebut dapat tersimpan dengan aman, dengan catatan anda harus benar-benar menjaga akun yang telah anda buat pada cloud storage itu, jangan sampai password yang telah anda buat tersebut diketahui oleh orang yang tidak bertanggung jawab terhadap file yang anda upload tadi, dan tentunya hal ini mempunyai kelebihan dimana kita dapat mengakses kapanpun kita mau selama terkoneksi dengan jaringan internet.
Istilah penyimpanan file secara OnLine ini biasa dikenal dengan sebutan Cloud Storage, Kita mengenal cloud storage adalah merupakan media penyimpanan secara Online, jadi ini tidak ada kaitanya dengan arti sebenarnya yaitu cuaca. Tidak perlu susah untuk mendapatkan free storage atau ruang penyimpanan gratis yang disediakan oleh media penyimpanan OnLine ini, Anda hanya perlu mendaftar menggunakan Email untuk mendapatkanya. Masing-masing layanan menyediakan free storage yang berbeda pada file yang tersimpan di remote database nya, ada yang menyediakan 2 GB dan ada juga yang menyediakan sampai 50 GB, itu tergantung pada kebijakan masing-masing penyedia layanan.

sumber: http://www.tutorialcaraku.com/2015/04/cara-share-file-secara-public-di-google.html

Pengertian Forum dan contohnya

Pengertian Forum:

Web Forum adalah kumpulan hal yang menampilkan iformasi data teks, data gambar atau gerak, data animasi, suara, video atau gabungan dari semuanya baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jarigan-jaringan halaman (hyperlink).

contoh-contoh:
1. www.indoforum.org
2. www.diskusiweb.org
3. www.organisasi.com

sumber: http://nchusmanisselalu.blogspot.com/2011/06/pengertian-web-forum-beserta-contohnya.html


Pengertian Google Maps

Pengertian Google Maps:

–Google Maps merupakan produk dari Google untuk mempermudah pengguna internet dalam mencari suatu lokasi atau tempat.
sumber: https://rahman371.wordpress.com/2014/08/15/pengertian-lengkap-google/

Pengertian Google DOCS

Pengertian Google DOCS:

Google Docs merupakan salah satu aplikasi yang dikembangkan Google untuk kebutuhan manajemen dokumen. Khususnya aplikasi office. Mulai dari pengolah kata (word processor), pengolah lembar kerja (spreadsheet) dan presentasi (presentation). 

Sumber: http://jurnalmagang.blogspot.com/2012/04/apa-itu-google-docs.html




Pengertian Google Drive

Pengertian Google Drive:

Google Drive adalah layanan penyimpanan file dan folder yang dimiliki oleh google.

Sumber: https://miranirahma.wordpress.com/

Google Drive adalah layanan berbasis komputasi awan itu dapat digunakan untuk membuat, membagi, mengolaborasikan dan menyimpan data hingga 1 terabite (TB).

sumber: http://dhinierahmy.blogspot.com/2012/12/google-drive-pengertian-dan-fungsinya.html


Pengertian Upload dan Download

Pengertian Upload dan Download:

- Upload adalah pemasukan suatu data dari PC (komputer), HP ke suatu alamat web, yang natinya berfungsi sebagi penyimpan data atau pengiriman data ke alamat yang dituju.
 
- Download adalah pengambilan atau mengeluarkan data yang sudah tersimpan di alamat web ke PC, HP untuk menjadi data tersebut tersimpan di PC atau di HP kita. 

SUMBER: https://id.answers.yahoo.com

Upload adalah juga proses transmisi sebuah file dari sebuah sistem komputer ke sistem komputer yang lainnya dengan arah yang berkebalikan dengan download. Dari internet, user yang melakukan proses upload adalah proses dimana user mengirimkan file ke komputer lain yang memintanya. User yang men-share gambar,foto dengan yang user yang lainnya di bulletin board sytem (BBS), mengupload file ke BBS. File Transfer Protocol (FTP) adalah contoh Internet protokol untuk downloading and uploading files.

Arti istilah Upload dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut :
Mengirim file dari komputer Anda ke komputer lain. Kegiatan pengiriman data (berupa file) dari komputer lokal ke komputer lainnya yang terhubung dalam sebuah network.

Secara umum upload dapat diartikan proses transmisi data dari komputer client/pemakai ke internet.

Download adalah proses transmisi sebuah file dari sebuah sistem computer ke sistem komputer yang lainnya. Dari internet, user yang melakukan proses download adalah proses dimana seorang user meminta / request sebuah file dari sebuah komputer lain (web site, server atau yang lainnya) dan menerimanya. Dengan kata lain, download adalah transmisi data dari internet ke komputer client/pemakai.

Arti istilah Download dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut :
Menerima file dari komputer lain ke komputer Anda. Kegiatan penerimaan data (berupa file) dari komputer lainnya ke komputer lokal yang terhubung dalam sebuah network.

Secara umum dapat diartikan bahwa download adalah untuk menerima file dan upload adalah untuk mengirimkan file.

SUMBER: http://eviandrianimosy.blogspot.com/2010/04/pengertian-upload-dan-download.html

Langkah-Langkah membuat email pada Gmail

Lngkah-Langkah Membuat Email Pada Google Mail (Gmail):

1. Langkah paling awal, siapkan koneksi internet, bukan browser, saya sarankan untuk menggunakan browser Chrome, karena lebih enak dan cepat menurut saya. Tapi jika belum download, pakai dulu seadanya. bisa pake Internet Explorer atau Mozila Firefox
2. Masukan alamatnya urulnyahttp://mail.google.com/ atau  http://gmail.com . Sehingga tampil gambar seperti di bawah ini. Kemudian pilih tombol [create an account] atauBuat Akun.

3. Lalu masukan identitas kamu pada formulir pendaftaran, untuk langkah-langkah pengisian sangat mudah sekali, tidak jauh berbeda dengan cara pengisian pada layanan email di Yahoo.com.

4. Pendaftaran pada akun gmail lebih ketat dari akun yahoo, sehingga kamu harus melakukan verifikasi nomor ponsel. Caranya tinggal masukkan nomor ponsel kamu pada  Kolom nomor telepon.

5.  Setelah masukkan nomor ponsel, silahkan cek kotak sms yang ada di ponsel kamu. kamu akan mendapatkan sms kode verifikasi dari google.

6. Masukkan kode dalam sms tersebut ke dalam kotak kode verifikasi yang telah ditampilkan. Kemudian klik tombol Verifikasi.

7. Jika kode verifikasi yang kamu masukkan benar, kamu akan di bawa ke halaman selanjutnya. Di halaman ini Kamu boleh mengupload Foto profil, atau langsung klik pada tombol langkah berikutnya.

8.  Setelah melewati tahap di atas, kamu telah berhasil membuat email.  Untuk langkah berikutnya, silahkan klik tombol  Lanjut Ke Gmail.

9.  Nah, seperti inilah tampilan antar muka Dashboard Gmail kamu.  Di dalam sini kamu bisa menulis email, mengirim email, menerima email, dan juga membaca email.  Selain itu kamu juga bisa chating langsung dengan teman kamu yang juga pengguna gmail.

SUMBER: http://ridwanaz.com/

Pengertian dan Perintah-Perintah CSS

PENGERTIAN CSS

CSS (Cascading Style Sheet) adalah salah satu bahasa desain web (style sheet language) yang mengontrol format tampilan sebuah halaman web yang ditulis dengan menggunakan penanda(markup laguage. Biasanya CSS digunakan untuk mendesain sebuah halaman HTML dan XHTML, tetapi sekarang CSS bisa diaplikasikan untuk segala dokumenXML, termasuk SVG dan XUL bahkan ANDROID.

PERINTAH-PERINTAH:

Cara Kerja
Cara kerja CSS sangatlah mudah, karena CSS hanya membutuhkan style sebagai penentu dari font, warna, dan format-format lain untuk memformat atribut sebuah halaman web yang kita buat. Tiap style memiliki dua buah elemen dasar yaitu “selector” dan “declaration”.

Sebuah selector biasanya adalah tag HTML, sementara declaration adalah satu atau beberapa perintah / nilai dari CSS yang menunjukkan type bentuk yang diaplikasikan pada selector. Declaration ini biasanya di tandai dengan tanda kurung kurawal “{ }” , dan perintah atau nilai CSS yang berbeda dipisahkan satu dengan yang lain dengan menggunakan titik-koma “;” seperti terlihat pada contoh berikut :

< style type="text/css">
.teks {font-family:verdana; color:blue;}
< /style>



Disini terlihat bahwa .teks adalah selector, dan {font-family:verdana; color:blue;} adalah declaration.
Selector-selector dan style dalam CSS akan dimasukkan dalam sebuah tempat yang sama dalam isi dokumen HTML atau dibuat diluar dokumen HTML yang nantinya akan dipanggil untuk menentukan isi tampilan dokumen HTML. Anda hanya menunjuk pada selector-selector dimana akan mengaktifkan sebuah style yang anda inginkan.

Hal yang paling umum dalam memasukkan kode Style CSS dengan menggunakan tag < style type=”text/css”>. Tag < style type=”text/css”> ini selalu tampil dalam bagian < head> dan sebelum < /head> dari dokumen anda seperti terlihat pada contoh berikut :
< html>
< head>
< style type="text/css">
... aturan-aturan css ...
< /style>
< /head>
< body>
... Dokumen html yang akan diberikan aturan CSS ...
< /body>
< /html>



Untuk menentukan font dan warna-warna tiap kali anda memulai sebuah cell table, anda dapat menentukan sebuah style dan kemudian anda tinggal menunjuk ke style dalam cell table anda. Bandingkan contoh dari sebuah table berikut yang dibuat menggunakan HTML sederhana :
< html>
< head>belajar css
< /head>
< body>
< table>
< tr>< td bgcolor="red" align="center">
< font face="verdana" color="blue">belajar css1
< /font>< /td>< /tr>
< /table>
< /body>
< /html>


Bandingkan jika dokumen tersebut dibuat dengan menggunakan CSS (dengan menganggap bahwa sebuah selector yang dipanggil “teks” telah ditetapkan yang akan mengatur format teks dokumen html tersebut).
< html>
< head>< title>belajar css< /title>
< style type="text/css">
.teks { background-color:red; color:blue; font-family:verdana;}
< /style>
< /head>
< body>
< table>
< tr>< td class="teks">belajar css1< /td>< /tr>
< /table>
< /body>
< /html>


Penempatan CSS
Menempatkan style CSS dalam dokumen web yang kita buat dalam bahasa html dapat dilakukan dengan beberapa cara dan tingkatan yang berbeda sesuai dengan keinginan kita. Cara penempatan dalam HTML adalah dengan menggunakan beberapa cara, diantaranya adalah menggunakan Inline Style, Internal Style, External style, dan juga teknik Importing dengan Internal Style.

Inline Style
Adalah CSS yang dibuat dalam sebuah tag HTML yang hanya berlaku untuk dokumen yang diapitnya saja. Biasanya teknik ini digunakan pada pemformatan khusus pada sebuah elemen HTML dan tidak digunakan untuk memformat seluruh elemen dalam dokumen web. Contohnya adalah sebagai berikut :
< html>
< head>
< title>belajar css< /title>
< /head>
< body>
< font style="arial; font-family:Arial; font-size: 20px; background-color:yellow">Penerapan Inline Style < /font>
< /body>
< /html>

Dalam script di atas dapat diketahui bahwa style tersebut memiliki nama style arial yang memiliki nilai atau value untuk style tersebut. Adapun nilai style adalah jenis font arial dengan ukuran 20 pixel dan memiliki warna latar kuning.

Internal Style
Pada teknik ini, style CSS diletakkan pada tengah tag antara tagdan. Aturan-aturan dalam style ini diatur sedemikian rupa untuk digunakan pada suatu tempat maupun untuk keseluruhan situs. Contoh dari teknik ini terlihat pada contoh berikut :
< html>
< head>
< title>Belajar CSS< /title>
< style type="text/css">
< !-- .teks {font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 24px; color: white; background-color: blue;} -->
< /style>
< /head>
< body>
< div class=teks>Penerapan Internal Style

< /body>
< /html>

Maksud dari < !– aturan css –> diatas adalah berguna agar browser yang tidak mendukung CSS tidak menampilkan perintah-perintah CSS, jadi perintah CSS didalam < !– –> akan dianggap sebagai komentar HTML biasa dan tidak akan ditampilkan dalam browser walaupun browser tersebut mendukung CSS.

Import Style
Dengan teknik ini sebuah Style tidak disimpan pada halaman tersebut, namun untuk menghubungkannya dengan halaman web yang kita buat digunakan perintah import yang terdapat pada style CSS. Seperti terlihat pada contoh berikut :
< html>
< head>
< title>Belajar CSS< /title>
< style type="text/css">
< !-- @import url (http://www.nama_situs.com/style.css); -->
< /style>
< /head>
< body>
< div class=teks>Penerapan Import Style< /div>
< /body>
< /html>

Pada teknik diatas, dokumen HTML akan mengambil atau import style CSS untuk dipergunakan dalam dokumen tersebut. Dimana pada contoh diatas dokumen akan mengimport file style dengan nama style yang berekstensi CSS pada alamat url http://www.nama_situs.com dengan menggunakan perintah :
@import url (http://www.nama_situs.com/style.css);

External Style
Dengan menggunakan teknik ini kita dapat memanggil style CSS pada file CSS yang kita inginkan dengan menggunakan perintah “Link rel” yang berfungsi untuk menghubungkan kedalam sebuah style CSS eksternal dengan nama yang telah kita tentukan seperti terlihat pada contoh :
< link rel="stylesheet" type="text/css" href="style.css
Dalam contoh diatas kita menghubungkan sebuah dokumen html dengan sebuah style eksternal dengan nama style.css yang telah kita buat sedemikian rupa sehingga style tersebut dihubungkan untuk memformat tampilan dalam dokumen html tersebut.
Dalam mengimport file CSS, kita dapat langsung mengimport beberapa file CSS sekaligus dalam sebuah dokumen agar memperkaya tampilan dokumen kita seperti terlihat pada contoh berikut :
< link rel="stylesheet" type="text/css" href="style1.css">
< link rel="stylesheet" type="text/css" href="style2.css">
< link rel="stylesheet" type="text/css" href="style3.css">

Atau kita dapat menggunakan perintah :
< style>
< !-- @import url(style1.css); @import url(style2.css); @import url(style3.css); -->
< /style>

Perbedaan dalam teknik terakhir adalah perintah import tersebut akan mengambil style CSS dengan cara import style dari alamat url yang kita tentukan. Cara ini lebih efisien dikarenakan dokumen yang kita beri perintah import tersebut hanya akan mengimport file css yang pada akhirnya, style CSS tersebut hanya perlu di download sekali saja dalam dokumen style sheet eksternal yang terpisah dengan dokumen HTML asli. Ketika surfing ke dalam situs anda maka CSS akan disembunyikan dalam komputer user sehingga akan memperkecil ukuran file sebuah situs yang kita buat. Jadi jika anda menggunakan cara terakhir ini, maka sebelumnya anda harus membuat sebuah dokumen style CSS eksternal tersebut dengan ekstensi .css dimana dokumen style tersebut berisi aturan yang akan mengatur tampilan dokumen web yang dibuat

STRUKTUR CSS
Dalam pembuatan dokumen web menggunakan style CSS di kenal adanya aturan atau struktur penulisan baku agar style CSS yang kita buat tersebut dapat ditampilkan dengan baik dalam dokumen web yang dibuat. Contoh :
< html>
< head>
< title>HTML Selector< /title>
< style type=”text/CSS”>
< !– p {font-family: verdana;} –>
< /style>
< /head>
< body>
< p> penggunaan HTML Selector dalam CSS < /p>
< /body>
< /html>
Pada contoh diatas dipergunakan tag HTML < p> sebagai selector dan setiap huruf yang berada diantara tag < p>
dan < /p> akan memiliki jenis font verdana sesuai dengan value atau nilai yang diberikan dalam property style tersebut.

Selector
Jika dalam HTML kita mengenal adanya tag-tag yang menyusun sebuah dokumen HTML, maka dalam CSS kita juga mengenalnya dengan sebutan selector. Selector adalah nama-nama yang diberikan untuk style-style yang berbeda baik itu style internal maupun eksternal. Dalam style tujuan, anda harus menentukan bagaimana tiap selector seharusnya bekerja yang dinamakan properties di dalam tanda { } (curly bracket) yang dapat memiliki nilai berupa font, warna dll, kemudian dalam body di halaman web anda, anda arahkan ke selector-selector ini untuk mengaktifkan style tersebut.
Karena CSS memiliki aturan tersendiri dalam penulisan sintaknya dalam CSS, dan penulisan sintak tersebut terbagi ke dalam tiga bagian yaitu : Selector, Property, dan Value. Sebagai penjelas coba perhatikan contoh berikut :
Selector {property: value;}
Selector dalam CSS adalah elemen yang akan didefinisikan dalam style CSS, sedangkan elemen ini dapat berupa tag HTML maupun Class. Sedangkan Property dalam CSS adalah atribut yang berfungsi untuk mendefinisikan Selector, sedangkan Value adalah nilai atau harga dari sebuah Property. Sebagai contoh :
< html>
< head>
< style type="text/css">
B.besar {
color:red; font-size:15px; font-family:arial;
}
< /style>
< /head>
< body>
< b>ini adalah huruf besar dengan html

< b class="besar">ini adalah huruf besar dengan CSS
< /body>
< /html>


Class Selector
Digunakan untuk menentukan style yang dapat digunakan tanpa menentukan lagi tag HTML sederhana. Penulisan class adalah dengan menggunakan tanda titik atau dot. Selain aturan penulisan diatas, CSS juga mengenal Class Selector dimana dalam elemen yang sama kita dapat menerapkan lebih dari satu style. Adapun contohnya adalah sebagai berikut
< html>
< head>
< title>Class Selector< /title>
< style type="text/CSS">
< !-- f.times {font-family: times;} f.verdana {font-family: verdana;} .courier {font-family: "courier";} -->
/style>
< /head>
< body>
< f class="times"> Ini adalah Contoh penggunaan class sebagai selector, setiap huruf memiliki huruf times new roman

Ini adalah Contoh penggunaan class sebagai selector, setiap huruf memiliki huruf verdana< /f>< br />
< f class="courier"> Ini adalah Contoh penggunaan class sebagai selector, setiap huruf memiliki huruf courier< /f>
< /body>
< /html>



Pada contoh diatas, tag f memiliki 2 class yang berbeda untuk memformat paragraf yaitu .times dan .verdana dikarenakan tag class .times dan .verdana adalah class yang dimiliki oleh tag f maka ia hanya dapat dikenakan pada elemen f saja. Lain halnya dengan class .courier, ia dapat dipergunakan oleh semua elemen tanpa harus menggunakan tag f di awal dan akhir elemen yang akan di format.
Nama untuk tiap class dapat berbeda-beda, Anda dibebaskan menentukan nama class sendiri, namun ada baiknya memilih nama dari tiap class yang mengacu kepada fungsi dari class tersebut. Hal ini ditujukan agar anda tidak bingung mempergunakan class pada saat menggabungkannya ke dalam tag HTML. Contoh :
< p class="blog"> Ini teks untuk paragraph pada blog < /p>
< p class="menukiri"> Ini teks untuk paragraph pada menu kiri < /p>


Id Selector
ID selector digunakan untuk menentukan style yang berhubungan dengan objek-objek dengan sebuah ID yang unik. Berbeda dengan Class Selector yang dapat kita pergunakan pada berbagai tag, ID Selector ini memiliki sifat-sifat yang berbeda. ID selector hanya dapat dipergunakan pada satu elemen saja pada setiap halaman web yang kita buat. ID Selector menggunakan tag # (kres) sebelum menggunakan nama Selector. Adapun contohnya adalah sebagai berikut :
#helvetica {font-family: Helvetica;}
Dalam penerapannya pada tag HTML, Anda dapat menggunakan aribut < span> ataupun < div>, seperti terlihat pada contoh berikut :
< span id="helvetica">Ini adalah huruf helvetica< /span>
< div id=”helvetica”>Ini adalah huruf helvetica< /div>

Adapun penulisan dalam dokumen dapat dituliskan seperti pada contoh berikut :
< html>
< head>
< title>ID Selector< /title>
< style type="text/CSS">
< !-- #times {font-family: times;} #verdana {font-family: verdana;} #courier {font-family: "courier";} -->
< /style>
< /head>
< body>
< div id="times"> Ini adalah Contoh penggunaan id sebagai selector, setiap huruf memiliki huruf times new roman< /div>< br>
< div id="verdana"> Ini adalah Contoh penggunaan id sebagai selector, setiap huruf memiliki huruf verdana< /div>< br>
< div id="courier"> Ini adalah Contoh penggunaan id sebagai selector, setiap huruf memiliki huruf courier< /div>
< /body>
< /html>

Selain yang dijelaskan diatas, dalam CSS kita juga mengenal adanya Pewarisan (inheritance), Pseudo Classes, Pseudo-Element, dan Selectors-Kontekstual (Contextual Selector).

Pewarisan / Inheritance
Yang dimaksud pewarisan atau inheritance disini adalah satu kondisi dimana bagian-bagian HTML dalam dokumen kita yang kekurangan dalam spesifikasi aturan CSS dapat mengikuti atau dibuat menurut aturan CSS yang menutupinya. Setiap aturan yang tidak ada dalam format huruf yang dibuat dengan HTML atau ingin menggantikannya dengan aturan CSS, tetap akan mempengaruhi huruf yang ada didalam kurungan CSS.
< html>
< head>< title>inheritance< /title>
< style type="text/css">
B {background-color : green; color : white;}
< /style>
< /head>
< body>
< B>belajar membuat web dengan < fontsize="+1">< em>CSS< /em>< /font> sangatlah mudah. < br>
hanya dengan program notepad pun jadi.< /B>
< /body>
< /html>

Jika dilihat dari contoh diatas dapat dilihat bahwa tag < B> dalam aturan CSS akan mendefinisikan warna font dan warna latar dari font sedangkan tag < B> dalam HTML bisa diartikan sebagai bold atau format untuk menebalkan huruf. Sedangkan tag < font> yang berada dalam lingkup CSS dapat menerapkan aturan HTML dasar akan tetapi tetap terpengaruh dengan kondisi warna dan tebalnya huruf dari aturan CSS yang melingkupinya. Cara ini dapat anda gunakan untuk dikombinasikan lebih lanjut dengan tag-tag lain agar sesuai dengan keperluan dalam dokumen anda.

Pseudo Classess
Pseudo classes dalam CSS dibuat tebal dalam selector-selector untuk menentukan sebuah statemen atau relasi selector, dan penulisannya hanya dipisahkan dengan sebuah tanda titik dua : diantara selector dan pseudo class. Adapun contoh format penulisannya adalah :
selector:pseudo class { property: value; }
Banyak format CSS yang tidak didukung oleh kebanyakan browser, namun terdapat empat pseudo classes yang dapat digunakan secara aman ketika diaplikasikan kedalam hyperlink atau link, yaitu :
  • link : untuk tampilan sebuah link yang belum dikunjungi.
  • visited : untuk tampilan sebuah link ke halaman yang telah dikunjungi.
  • active : untuk tampilan sebuah link yang sedang aktif (ketika di klik).
  • hover : untuk tampilan sebuah link yang hover (ketika cursor melintas diatasnya).
Contoh penggunaan :
a.budi:link {color:blue;}
a.budi:visited {color:purple;}
a.budi:active {color:red;}
a.budi:hover {text-decoration:none; color:blue; background-color:yellow;}
Anda dapat menggunakan hover pseudo class dengan elemen-elemen lain selain link.

Pseudo Element
Pseudo element dalam CSS ditempatkan dalam sebuah selector sama seperti pada pseudo classes, penulisannya akan seperti contoh berikut :
selector:pseudoelement {property: nilai;}
Contoh setting huruf dan baris pertama :
Pseudo element pada huruf pertama di aplikasikan elemen dari huruf pertama dan baris pertama pada atas baris sebuah elemen. Anda dapat membuat huruf besar dan huruf tebal baris pertama pada paragraf dengan menggunakan perintah berikut :
p:first-letter {font-size:5px; float:left;}
p:first-line {font-weight:bold;}


Before dan Ater
Pseudo element before dan after digunakan dengan property content untuk menempatkan isi dari sebuah elemen tanpa menyentuh kode HTML. Nilai dari property content ini dapat berupa open-quote, close-quote, no-open-quote, no-close-quote, berbagai string yang disertakan dalam tanda kutip atau berbagai image gambar menggunakan url(nama image) seperti contoh berikut :
blockquote:before {content: open-quote;}
blockquote:after {content: close-quote;}
li:before {content: "POW: "}
p:before {content: url(images/gambar.jpg)}


Selector Kontekstual
Selektor Kontekstual dalam CSS hampir sama dengan pernyataan-pernyataan kondisional dimana deklarasi dalam Style-Sheet CSS yang ada akan berpengaruh jika menemui kondisi atau keadaan tertentu. Contoh dari selector kontekstual adalah :
< html>
< head>
< title>selector kontekstual < /title>
< style type="text/css">
b em {font-family: verdana; background: blue; color: white; }
< /style>
< /head>
< body>
< b>
belajar membuat web dengan < em>CSS< /em>sangatlah mudah < br>
< /b>
< em>hanya dengan program notepad pun jadi< /em>
< /body>
< /html>

Dalam contoh diatas dapat dilihat bahwa dokumen web tersebut akan menerapkan style CSS tersebut pada dokumen yang berada dalam tag < em> (font verdana, warna latar biru dan font berwarna putih) dimana tag < em> tersebut berada di dalam tag < b> dan (bold/tebal), sedangkan tag < em> yang berada di luar tag < b> dan tag < /b> tidak akan terpengaruh dengan setting style tersebut atau hanya memiliki nilai < em> biasa atau huruf miring.

Shorthand CSS
Spesifikasi dalam CSS, dimana anda harus mengetikkkan aturan-aturan CSS ke dalam style kadang membuat kita merasa jemu jika harus menuliskan seluruh aturan-aturan yang panjang tersebut. Teknik seperti ini biasa disebut dengan Longhand Notation dimana seluruh aturan harus diketikkan tanpa adanya penyingkatan kata seperti ketika kita menulis sms ke teman kita.
Namun jika anda menggunakan teknik shorthand CSS dimana dengan menggunakan teknik ini memungkinkan anda untuk membuat berbagai style menggunakan sintaks yang lebih singkat yang dikenal dengan shorthand CSS atau Shorthand Notation. Shorthand CSS memungkinkan anda untuk menentukan nilai dari beberapa property sekaligus dengan menggunakan sebuah property tag, contoh adalah pada penggunaan property font yang memungkinkan anda untuk menentukan property font-style, font-variant, font-weight, font-size, line-height, dan font-family dalam sebuah baris sintak. Contoh :
< html>
< title>menggunakan shorthand CSS< /title>
< head>
< style>
H1 {
font-weight: bold;
font-size: 16pt;
line-height: 18pt;
font-family: Arial;
font-variant: normal;
font-style: normal;
font-stretch: normal;
font-size-adjust: none
}
< /style>
< /head>
< body>
< h1>huruf ini akan tebal dengan jenis huruf arial sebesar 16 point < /h1>
< /body>
< /html>


Jika ditulis dalam shorthand CSS, tag diatas akan terlihat sama seperti :
H1 {font: bold 16pt/18pt Arial}
Sebagai perbandingan adalah pada tag H1 dibawah ini yang menggunakan sintak longhand CSS (Catatan bahwa property font-variant, font-stretch, font-size-adjust, dan font-style telah dibuat kedalam nilai default).
Dengan menggunakan shorthand CSS ini memungkinkan anda untuk menempatkan hanya beberapa nilai saja dari property yang kita inginkan dalam sebuah style. Penempatan property tersebut dalam dokumen web diwakili oleh nilai yang dipisahkan dengan spasi.

Sebagai contoh dalam menyingkat penulisan pembuatan layout seperti margin, padding dan border-width dengan Shorthand CSS kita dapat menjadikan satu ke dalam margin-top-width, margin-right-width, margin-bottom-width dan lain sebagainya dalam susunan property seperti top, right, bottom dan left. Seperti dalam contoh berikut :
p {border-top-width: 1px; border-right-width: 5px; border-bottom-width: 10px; border-left-width: 20px; }
Dapat dibuat menjadi lebih singkat dengan mengunakan shorthand notation sehingga akan menjadi :
p {border-width: 1px 5px 10px 20px; color: red; }
Kemudian untuk property border-width, border-color dan border-style dapat juga dijadikan satu menjadi :
p {border: 1px red solid;}
Cara ini dapat juga di aplikasikan untuk border-top, border-right dan sebagainya dengan hanya menetapkan dua nilai (seperti margin: 1em 10em;), dimana nilai pertama akan menjadi nilai untuk posisi atas dan posisi bawah, kemudian nilai kedua akan menjadi nilai dari posisi kiri dan kanan. Property yang berhubungan dengan font juga dapat dijadikan satu dengan mengunakan property font seperti dalam contoh berikut ini dimana nilai ‘/1.5′ adalah mengacu pada nilai untuk line-height :
p {font: italic bold 1em/1.5 courier;}

Jika diterapkan dalam dokumen HTML maka akan menjadi :
< html>
< title>menggunakan shorthand CSS< /title>
< head>
< style>


body {border: 1px red solid;}
p {font: italic bold 1em/1.5 courier;}
H1 {font: bold 16pt/18pt Arial}
< /style>
< /head>
< body>
< p>huruf ini akan tebal dan miring dengan line height 1,5< /p>
< h1>huruf ini akan tebal dengan jenis huruf arial sebesar 16 point < /h1>
< /body>
< /html>



Terdapat 3 cara untuk menuliskan perintah CSS (style sheet/lembar perintah CSS) :
  • Eksternal style sheet
  • Internal style sheet
  • Inline style
- See more at: http://www.eplusgo.com/css/css-how-to/#sthash.1RQ7uaZH.dpuf

PENGERTIAN DAN PERINTAH-PERINTAH TEMPLATE

PENGERTIAN TEMPLATE

Pengertian template adalah struktur kerangka halaman yang disimpan secara elektronik di program llayout; dapat memuat style sheet.

PERINTAH-PERINTAH :




  • New
Merupakan perintah untuk menampilkan dokumen kosong untuk dilakukan pennetikan atau pengisian dokumen baru.
  •        Open
Merupakan perintah untuk membuka file atau dokumen yang telah dibuat sebelumnya.
  •        Save
Merupakan perintah untuk menyimpan hasil pekerjaan menjadi file di komputer atau di media lainnya yang belum pernah tersimpan sebelumnya maupun yang sudah tersimpan untuk menyimpan penambahan-penambahan yang dilakukan pada dokumen.
  •        Save as
Merupakan perintah untuk menyimpan yang sudah dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas sebagai berikut :
·         Word document
Merupakan perintah menyimpan dokumen dalam format file default dan MS Word 2007.
·         Word template
Merupakan perintah menyimpan dokumen dalam sebuah template yang dapat digunakan untuk memformar dokumen-dokumen berikutnya.
·         Word 1997-2003
Merupakan perintah untuk menyimpan dokumen dalam format yang sangat cocok untuk di edit oleh MS Word 1997 hingga 2003.
·         find add-ins Other File Format
merupakan perinyah yang digunakan untuk menyimpan format dokumen ke bentuk lain, misal ke format PDF.
·         Other format
Merupakan perintah yang digunakan untuk membuat kotak dialog Save As sehingga lebih leluasa memilih tipe penyimpanan file yang lain.
  •        Print adalah perintah untuk memungkinkan memilih printer
·         Print
Untuk mencetak dokumen
·         Quick print
Untuk mengirimkan dokumen secara langsung pada default pencetakan, tanpa dilakukan perubahan terhadap default.
  •        Prepare
Prepare adalah perintah untuk menyiapkan dokumen sebelum didistribusikan.
·         Properties
Digunakan untuk melihat dan mengedit dokumen
·         Inspect document
Digunakan untuk mengecek dokumen dari data tersembunyi dan data pribadi.
·         enscript document
digunakan untuk meningkatkan tingkat keamanan dokumen dengan menambahkan enskripsi untuk proteksi dokumen.
·         Addd a Digital Signature
Untuk kepentingan mematenkan dokumen dengan data digital.
·         Mark as Final
Perintah untuk membiarkan pembaca mengetahiu bahwa dokumen telah selesai dan membuatnya sebagai dokumen read only yang tidak dapat diedit.
·         Restrist permission
Mengizinkan orang tertentu mengakses dokumen untuk pengeditan.
  •        Send
Merupakan fasilitas yang memungkinkan dokumen dikirimkan ke pihak lain baik melalui e-mail maupun layanan fax internet.
  •        Publish
Merupakan perintah yang digunakan untuk menyebarkan dokumen ke orang lain
·         Blog
Digunakan untuk membuat dokumen menjadi versi blog baru yang siap disebarkan.
·         Document management server
Digunakan untuk berbagi dokumen dengan cara menyimpannya di server
·         Create document workspace
Digunakan untuk memebuat situs baru untuk dokumen dan tetap sinkron dengan koli lokalnya.
  •        Close
Untuk menutup dokumen
  •    Word option
Digunakan untuk memunculkan pilihan dalam mengerjakan dokumen
  •    Exit word
Untuk keluar dari lembar kerja

PENGERTIAN DAN PERINTAH-PERINTAH JAVASCRIPT

PENGERTIAN JAVASCRIPT

JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototipe yang berjalan disisi klien. Jika kita berbicara dalam konteks web, sederhananya, kita dapat memahami JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang berjalan khusus untuk dibrowser atau halaman web agar halaman web menjadi lebih hidup. Kalau dilihat dari suku katanya terdiri dari dua suku kata, yaitu Java dan Script. Java adalah Bahasa pemrograman berorientasi objek, sedangkan Script adalah serangkaian instruksi program.


PERINTAH-PERINTAH 

 Perintah dasar  merupakan perintah yang digunakan sebagai operasi yang paling dasar dalam pemrograman Javascript, yaitu


  1. perintah assigment
  2. perintah untuk menampilkan output
  3. perintah untuk menerima input
  4. operator melakukan manipulasi data
Assignment adalah proses memasukkan data ke dalam variabel, baik variabel tunggal atau variabel jamak, atau proses pengisian variabel dengan data.
contoh:
nama = 'Rudianto'
angka = 11
umur = 25
namalengkap = 'Teknik Komputer'
Perintah assignment juga dapat dilakukan sambil mendeklarasikan suatu variabel yang bisa diberi nilai awal atau yang disebut juga dengan proses inisialisasi.
contoh:
var nama = 'Rudianto'
var angka = 9
var umur = 25
Dalam Javascript, setiap variabel dapat digunakan untuk mendefinisikan lebih dari satu jenis data. Artinya suatu variabel bisa berganti isi dengan tipe data yang berbeda.
contoh:
var angka = 'sembilan'
var angka = 9
Dalam satu pernyataan assignment juga bisa diisikan data lebih dari baris, dan setiap pindah baris ditutup dengan menuliskan karakter backslash(\).
contoh:
kalimat = " Selamat datang di program studi Teknik Komputer \
Politeknik NSC Surabaya \
semoga bermanfaat"
Perintah Output

document.write(namavariabel)
document.write("Kalimat"+namavariabel)
alert("Kalimat"+namavariabel)

Contoh:

<html>
<head>
<title>Teknik Komputer</title>
</head>
<body>
 <h1>Contoh menampilkan output dan alert</h1>
 <script type="text/javascript" language="javascript">
  nama = "Rudianto"
  umur = 35
  document.write("Nama : "+nama)
  document.write("<br>")
  document.write("Umur : "+umur)
  alert("Nama anda : "+nama+"\n"+"Umur anda : "+umur)
 </script>
</body>
</html>


Perintah Input dengan prompt
namavariabel = prompt("Pesan" , nilaidefault)
dimana nilai default adalah nilai awal yang diberikan apabila pengguna tidak mengubahnya.

contoh:

<html>
<head>
<title>Teknik Komputer</title>
</head>
<body>
 <h1>Contoh menerima input</h1>
 <script type="text/javascript" language="javascript">
  nama = prompt("Siapa nama anda ? " , "Teknik Komputer")
  umur = prompt("Berapa umur anda ? ", 25)
  document.write("Nama : "+nama)
  document.write("<br>")
  document.write("Umur : "+umur)

 </script>
</body>
</html>

Jumat, 07 Agustus 2015

Pengertian dan Perintah-Perintah HTML

HTML adalah  singkatan dari HyperText Markup Language yaitu bahasa pemrograman  standar yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, yang kemudian dapat diakses untuk menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet (Browser).

PERINTAH-PERINTAH:

<H1> Sampai <H6>
fungsi  : untuk membuat (memilih) ukuran teks.
Sintak  : <H1>             </H1>
Contoh
<HTML>
<HEAD><TITLE>Contoh Heading</TITLE></HEAD>
<BODY>
<H1> Teks dengan Heading 1</H1>
<H2> Teks dengan Heading 2</H2>
<H3> Teks dengan Heading 3</H3>
<H4> Teks dengan Heading 4</H4>
<H5> Teks dengan Heading 5</H5>
<H6> Teks dengan Heading 6</H6>
</BODY>
</HTML>

<HR>
Perintah ini digunakan untuk membuat garis horizontal penuh layar
Sintaks            : <HR>
Contoh            :
<HTML>
<HEAD><TITLE>     </TITLE></HEAD>
<BODY>

<HR> Kalimat ini diapit oleh 2 buah garis<HR>

</BODY>
</HTML>

<I>
Perintah ini digunakan untuk membuat teks miring.
Sintaks            : <I>    </I>
Contoh
<HTML>
<HEAD><TITLE>     </TITLE></HEAD>
<BODY>

<I> Selamat Datang Ke Websiteku</I>

</BODY>
</HTML>
<B>
Perintah ini digunakan untuk membuat teks tebal.
Sintaks            : <B>   </B>
Contoh
<HTML>
<HEAD><TITLE>     </TITLE></HEAD>
<BODY>
<B> Selamat Datang Ke Websiteku</B>
</BODY>
</HTML>

<U>
Perintah ini digunakan untuk membuat teks bergaris bawah.
Sintaks            : <U>   </U>
<HTML>
<HEAD><TITLE>     </TITLE></HEAD>
<BODY>
<U> Selamat Datang Ke Websiteku</U>
<U><B> Selamat Datang Ke Websiteku</U></B>
</BODY>
</HTML>

<CENTER>
Perintah ini untuk membuat teks ke tengah layar.
Sintaks            : <CENTER>  </CENTER>
Contoh            :
<HTML>
<HEAD><TITLE>     </TITLE></HEAD>
<BODY>
<H1><CENTER> Selamat Datang Ke Websiteku</CENTER></H1>
</BODY>
</HTML>

ALIGN
Digunakan untuk membuat teks rata kiri, tengah, kanan atau rata kanan dan kiri.
Sintaks            :
<P ALIGN=right>      → Rata Kanan
<P ALIGN=left>        → Rata Kiri
<P ALIGN=center>   → Rata Tengah
<P ALIGN=justify>   → Rata Kanan dan Kiri
atau
<H ALIGN=right>
<H ALIGN=left>
<H ALIGN=center>
<H ALIGN=justify>
Contoh pemakaian :
<H2 ALIGN=center>SELAMAT DATANG </H2>

<BR> (Line Break)
Perintah ini digunakan untuk memasukan fungsi Enter. Sebagai contoh, jika perintah <BR> diberikan di akhir baris, maka kalimat berikutnya akan dicetak pada baris berikutnya.

<!–
Perintah untuk membuat KOMENTAR. Semua teks atau perintah yang diapit perintah ini tidak akan dijalankan. Ini hanya komentar untuk program.
Sintaks            : <!–    –>
Contoh            : <!—Ini adalah contoh komentar –>

<SMALL>
Perintah untuk membuat teks berukuran kecil.

<BIG>
Perintah untuk membuat teks berukuran besar

<P> (Paragraph)
Perintah ini digunakan untuk memisahkan paragraph yang satu dengan paragraph yang lain.
Sintaks            : <P>   </P>

<DD>
Perintah ini digunakan untuk membuat teks atau sebuah paragraph agak masuk ke dalam.
Sintaks            : <DD>

BASEFONT
Perintah ini digunakan untuk mengubah ukuran font.
Contoh            :
<HTML>
<HEAD><TITLE>     </TITLE></HEAD>
<BODY>

<BASEFONT SIZE=6>
Teks dengan ukuran 6 pt<BR>
<B>Teks dengan ukuran 6 pt dan tebal</B>

<BASEFONT SIZE=10>
<BR>
Teks dengan ukuran 10 pt

</BODY>
</HTML>

FONT
Juga untuk mengubah ukuran font, tetapi angka yang terdapat dalam SIZE yang merupkan ukuran font harus diberi tanda kutip.
FACE
Untuk mengubah jenis font
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE>     </TITLE>
</HEAD>
<BODY>

<FONT SIZE =”6” FACE=”Times New Roman”>
Teks dengan jenis font Times New Roman.
<FONT SIZE =”6” FACE=”Arial”>
Teks dengan jenis font Arial.

</BODY>
</HTML>

<SUP>
Perintah ini digunakan untuk membuat cetak naik suatu teks.
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE>     </TITLE>
</HEAD>
<BODY>

Kami adalah yang pertama : 1<SUP>st</SUP> in the world.

</BODY>
</HTML>

<SUB>
Perintah ini digunakan untuk membuat cetak turun suatu teks.
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE>     </TITLE></HEAD>
<BODY>

H<SUB>2</SUB>O (disebut air(

</BODY>
</HTML>

<UL>
Perintah <UL> (Unordered List) adalah perintah untuk membuat daftar (list).

<LI>
Perintah <LI> (List Item) adalah perintah untuk membuat daftar (list)
CATATAN : Perintah <LI> harus berada dalam perintah OL, UL, DIR, MENU.

Contoh            :
<HTML>
<HEAD><TITLE>     </TITLE>
</HEAD>
<BODY>

<UL>
<LI>
<H2>JAWA TIMUR</H2>
<UL>
<LI>SURABAYA</LI>
<LI>MALANG</LI>
<LI>GRESIK</LI>
</UL>
</LI>
<BR>
<LI>
<H2>JAWA BARAT</H2>
<UL>
<LI>BANDUNG</LI>
<LI>SUKABUMI</LI>
<LI>BOGOR</LI>
</UL>
</LI>
</BODY>
</HTML>